Selasa, 03 Desember 2013

Public Relations dalam membangun hubungan dengan khalayak (melalui Website dan Event)

Kapita Selekta 28 November 2013
Speaker: Yugih Setyanto


Membangun hubungan dengan masyarakat adalah hal yang penting bagi seorang Public Relations. Peran teknologi yaitu website bisa membantu Public Relations dalam membangun hubungan dengan khalayaknya.Selain website, hal yang bisa dilakukan PR adalah dengan mengadakan event


Pada perkuliahan kemarin, Bapak Yugih Setyanto yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara membahas tentang Public Relations dalam membangun hubungan dengan khalayaknya melalui website dan event.

Menurut David M.Scott
-         - Public Relations mengirim Press Release ke media agar dimuat
-         - Padahal sedikit sekali yang akan dijadikan berita oleh wartawan
-         - Ketika akan menulis artikel, seorang wartawan mencoba mencari bahan dari mesin pencari

Wartawan itu harus mencari berita, tidak harus Public Relations yang memberikan artikel.. berita tersebut harus mempunyai value..
Teorinya adalah Public Relations “memborbardir” media dengan Press Release yang sebenarnya bukan dibutuhkan oleh wartawan.
Contoh: kalau di Untar, Public Relations Untar yang baru berjalan sekitar 3-4 bulan memborbardir dengan mengirimkan Press Release kepada media. Ini dengan tujuan supaya media “ngeh” bahwa UNTAR mempunyai Public Relations. Supaya siapa tahu salah satu dari Press Release itu ada yang menarik media.

Public Relations (PR) dan Publikasi
PR mempunyai dua cara untuk melakukan publikasi yaitu dengan beriklan dan menggunakan media. Keberhasilan PR diukur dari banyaknya kipling berita mengenai perusahaan. Melalui website hal tersebut sudah mulai berubah-ubah. Perusahaan dapat langsung berkomunikasi dengan khalayak lewat website. Sekarang, media lah yang selalu mencari berita dengan cara melihat website perusahaan.

 


Apakah media konvensional media dianggap penting oleh PR? Media konvensional yang kita ketahui terbagi menjadi media cetak yang diantaranya adalah koran dan majalah. Lalu media elektronik yaitu televisi dan radio. Ternyata media konvensional ini masih berperan dalam mempublikasikan suatu hal. Contoh : peran TV, koran, majalah dalam mengangkat nama sebuah produk (merek).

Saat ini PR harus mampu “bercerita” melalui online agar menarik media dan pada akhirnya media akan menulis tentang kita. Oleh karna itu salah satu tugas PR adalah harus mampu mengemas sebuah bentuk tulisan/pesan yang menarik.

Aturan-aturan lama dalam PR
·           - Media adalah satu-satunya alat publikasi
·           -  PR berkomunikasi dengan wartawan melalui press release
·           -  Press release hanya dibaca redaktur dan wartawan
·           -  Perusahaan harus punya berita yang signifikan dulu untuk dibuat Press Release
·           -  Press Release harus mengutip pendapat para pakar, analis, pelanggan, dll (orang ketiga)
·           -  Berita di media hanyalah satu-satunya cara bagi khalayak untuk mengetahui Press Release perusahaan
·           -  Kipling merupakan cara mengukur efektifitas sebuah Press Release

Agar perusahaan dapat dipublikasikan melalui media terkenal tentu tidak mudah, namun bisa dibantu oleh cyber PR. Namun ada pengecualian, kita bisa mendapat perhatian dari media besar apabila perusahaan kita sudah sangat besaar, orang terkenal, pemerintah. Contoh : Jokowi kalau melakukan kegiatan tidak perlu mengundang media juga banyak media yang akan datang. Artinya selama kita belum jadi terkenal maka kita harus berusaha menceritakan sendiri tentang diri kita dan website tentunya akan sangat membantu.
      
Menurut Wimar Witoelar ada tiga hal dasar yang harus dipikirkan bagi PR untuk melakukan Integrated Marketing Communications adalah
                 1.       Penetapan “key messages” atau “tagline” yang mudah diingat oleh masyarakat.
                 2.       Penetapan “target market”.
                 3.       Menentukan media yang akan digunakan.

 Sekarang ini PR juga menggunakan ajang event untuk membangun hubungan dengan khalayak. Contoh :
       - McD mempromosikan dengan targetnya anak-anak. McD berusaha mendekatkan diri dengan anak-anak dengan cara bekerjasama dengan Taman Sekolah Kanak-Kanak.
-          - Minuman Hydro Coco mensponsori event lari.
-          - Soyjoy (makanan cemilan rendah kalori) mensponsori acara “hidup sehat bersama diabetes”. Ini dilatarbelakangi karena kebiasaan orang Indonesia suka makan nasi dan langsung tidur, dimana nasi memiliki kadar glukosa yang paling tinggi.
-          - Indosat membuat event konser di Parkir Timur Senayan untuk mempromosikan produknya kepada khalayak.

      Penggunaan cyber PR dan event ternyata telah terbukti ampuh untuk sebuah perusahaan membangun hubungan dengan khalayak. Terbukti dengan banyak Public Relations perusahaan-perusahaan terkenal yang juga memakai website untuk menulis artikel dan mengadakan event untuk promosi perusahaan tersebut. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang membaca. :) (NP)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar